9 kesalahan fatal digital marketing

9 Kesalahan Fatal Digital Marketing, no 9 Yang Paling Fatal

Rating
[Total: 0 Rata-rata: 0]
Mungkin Anda sering mendengar kehebatan atau kedahsyatan DIGITAL MARKETING…

Bisa bikin KAYA MENDADAK…. WUSHH DYARRR…

Banyak yang tau-tau sukses dengan bisnis online, BETUL?

Karena menggiurkan kemudian Anda mulai mencobanya sendiri, memulai digital marketing, memasarkan produk Anda dengan cara online.

Lalu apa yang terjadi?

ngiikk ngiiik ngiiiik… TIDAK ADA EFEKNYA SAMA SEKALI…

Sudah mengeluarkan banyak biaya, waktu, dan tenaga, TAPI HASILNYA NOL BESAR.

Tidak ada pengunjung, tidak ada order, tidak ada peningkatan omzet, sama sekali tidak ada pengaruh positif dari digital marketing seperti yang Anda impikan.

Apakah DIGITAL MARKETING hanya omong kosong, atau hanya orang-orang tertentu yang bisa melakukannya?

Tidak demikian, mungkin bisa jadi Anda melakukan beberapa kesalahan fatal yang membuat pemasaran digital Anda tidak menghasilkan.

Oleh karena itu di sini saya ingin sharing tentang 9 Kesalahan Fatal Digital Marketing, agar Anda tahu dan bisa menghindari kesalahan ini.

9 kesalahan fatal digital marketing

Baca artikel ini secara berurutan, jika Anda ingin benar-benar BERHASIL dalam membangun Bisnis Online.

1. Hanya ngomongin produk sendiri

Ini yang biasanya terjadi,

Anda membuat sebuah website. Dan dalam website itu hanya berisi halaman depan, tentang perusahaan, produk/layanan, dan kontak. Cuma itu aja…

Dan kemudian Anda promosikan website tersebut kemana-mana, dengan bahasa promosi ala kadarnya.

Website tidak pernah di update… Jangan heran kalau website Anda sepi pengunjung…

Digital marketing tidak se sederhana itu, cara promosi di online tidak seperti offline.

Di Internet orang biasanya hanya mencari informasi, bukan untuk langsung membeli, jika mereka tertarik barulah mereka beli.

Terus solusinya gimana?

Anda harus rajin update artikel yang menarik di website Anda, yaitu dengan cara memberikan edukasi yang berkaitan dengan produk Anda.

Misalnya jika saya jualan mobil, update lah tips-tips seputar bagaimana melakukan perawatan pada mobil, atau tips-tips berkedara yang aman, dst…

Dengan begitu Anda akan mendapatkan interest dari market Anda. Jika mereka sudah Interest mereka akan dengan mudah untuk membeli atau bertransaksi dengan Anda.

Oleh karena itu, pastikan rutin update konten website Anda dengan informasi yang bermanfaat dan juga berkaitan dengan produk yang Anda jual.

2. Tidak memiliki target market yang jelas

Ini penting, karena jika Anda tidak punya target market yang jelas al hasil digital marketing Anda akan gagal.

Misalkan Anda ingin jualan kosmetik, tapi Anda sering share tentang komedi yang lucu, gambar lucu, dan status yang lucu-lucu.

Mungkin teknik tersebut bisa mendatangkan banyak like, koment, dan share.

Tapi apakah berdampak pada penjualan produk Anda?

Mungkin saja, tapi kemungkinan itu sangat kecil, karena audiens Anda bukan orang-orang yang memang interest dengan produk yang Anda jual.

Oleh karena itu agar Anda punya target pasar yang jelas lakukan 4 hal di bawah ini:

  • Cek siapa target market Anda, pria / wanita, usia berapa, terus hobinya apa, dst.
  • Cari komunitas, bisa di situs website, bisa forum, bisa gorup facebook, dst. Yang berkaitan dengan produk yang Anda jual.
  • Pelajari apa permasalahan dari market Anda.
  • Kemudian buat konten yang bisa menjadi solusi dari permasalah mereka.

Dengan demikian Anda akan mendatangkan pengunjung yang tepat dan berpotensi lebih besar membeli produk yang Anda jual.

3. Tidak mengetahui tentang bagaimana digital marketing

Bicara tentang dunia pemasaran, tidak bisa lepas daripada proses orang mau membeli.

Mulai dari yang tadinya tidak tahu apa-apa, kemudian tahu, setelah tahu jadi tertarik,

dan kalau sudah tertarik mereka akan beli.

Ada 3 tahapan dalam digital marketing

Awareness >> Consideration >> Decision

Apa maksudnya?

  • Awareness: Market Anda mengetahui dan memahami bahwa mereka punya masalah
  • Consuderation: Mereka tahu bagaimana solusinya, dan mempertimbangkan mana solusi terbaik dari permasalah mereka
  • Decision: Memutuskan untuk melakukan transaksi atau pembelian sebuah produk / jasa demi menyelesaikan permasalah mereka

Tugas Anda sebagai digital marketer adalah mengantarkan market Anda melewati 3 tahapan ini.

4. Tidak menarik dan membosankan

Dari materi nomor 1 sampai 3 Anda memahami bahwa konten adalah material penting dalam digital marketing, yang bisa membuat orang tertarik dan mengunjungi website Anda.

Tapi tidak semua orang bisa membuat konten yang menarik. Itu TANTANGANNYA

Ini tergantung bidang usahanya, ada beberapa bidang usaha yang mudah sekali untuk menciptakan konten, seperti kuliner, travel, fashion.

Jenis usaha tersebut, hanya dari foto saja bisa membuat konten menarik.

Bagaimana dengan usaha lain, misalnya pendidikan… Memasarkan pendidikan itu lumayan berat kalau di digital marketing, tapi bukan mustahil bisa besar dengan digital marketing.

Contohnya Zenius, bisnis di bidang pendidikan mereka menjual CD/DVD dan soal latihan mulai dari SD sampai kuliah.

Meskipun kelihatannya bidang pendidikan itu cenderung membosankan, tapi mereka mampu menghadirkan konten-konten yang menarik.

Halaman facebook zenius pun berhasil mendapatkan ratusan ribu like, dan setiap mereka posting pasti mendapatkan banyak like, comment, dan share.

Jadi permasalahnya bukan pada jenis usahanya, tapi orangnya. Oleh karena itu Anda harus bisa menguasai skill membuat konten baik berupa gambar maupun tulisan.

5. Tidak tau cara mengukur dan bagaimana mengoptimasinya

Salah satu kelebihan digital marketing adalah BISA DIUKUR secara akurat.

Iklan mana yang menghasilkan konversi tinggi, konten mana yang menarik mendatangkan banyak pengunjung, konten mana yang bisa menciptakan penjualan, judur artikel seperti apa yang bisa membuat market tertarik, dst.

Itu semua bisa Anda ukur secara detail.

Tapi tidak semua orang tau bagaimana caranya, parahnya lagi ada yang nggak mau tau.

Akibatnya adalah, jika Anda tidak bisa mengukurnya, Anda akan menghabiskan banyak biaya dan waktu tapi tidak menghasilkan. Sayang…

Oleh karena itu ada 4 POINT yang Anda harus paham dalam mengukur kinerja Digital Marketing Anda.

  • Konten tentang apa yang bisa mendatangkan banyak pengunjung ke website Anda
  • Konten apa yang bisa menghasilkan konversi besar.
  • Iklan mana yang menghasilan awarness atau klik besar, dan apakah juga menghasilkan konversi
  • Pengunjung dari mana yang bisa memberikan konversi tinggi

Nah Dengan memahami keempat point di atas strategi digital marketing Anda akan lebih terarah. Anda akan tahu konten mana yang bagus mana yang kurang bagus.

Dengan begitu Anda akan mampu mendatangkan traffic besar di website Anda dan otomatis penjualan Anda juga akan meningkat.

Jadilah Digital Marketer yang tau rambu-rambu…

6. Tidak mendapatkan data dari pengunjung website Anda

Misalkan ada 100 orang yang menungjungi website Anda, kemudia ada 2 orang yang memutuskan untuk membeli produk yang Anda tawarkan.

Sisanya, mereka mungkin masih ada yang berfikir-fikir atau mungkin tidak tertarik.

Dari kedua kemungkinan di atas, mereka akan begitu saja meninggalkan website Anda setelah tau apa isi dari website Anda.

Padahal bisa jadi yang masih berfikir-fikir akan membeli produk Anda di kemduain hari, jika mereka masih ingat dengan Anda atau website Anda.

Jadi tugas Anda sebagai Digital Marketer, selain mendatangkan pengunjung ke website, Anda juga punya tugas yaitu membuat merekan ingat kepada Anda.

Caranya adalah dengan mendapatkan data mereka, agar Anda bisa terus memberikan konten-konten menarik secara berkala. Agar yang dulu mungkin masih berfikir-fikir bisa akhirnya beli produk Anda.

Salah satu tools yang bisa dipakai adalah EMAIL MARKETING.

Strategi email marketing adalah Anda bisa mendapatkan email mereka ketika mereka mengunjungi website Anda, misal dengan Anda tawarkan sebuah promo, bonus, discount, atau free trial. dll.

Ketika Anda sudah mendapatkan email dari target market, Anda bisa tetap terhubung dengan mereka. Anda share konten-konten menarik kepada mereka secara periodik.

Bahkan Anda bisa berjualan melalui email langsung atau tidak langsung.

Kenapa Anda harus pakai email, karena tools ini mudah untuk di integrasikan, juga bisa mengirim email massal secara instan, biayanya murah bahkan bisa GRATIS.

Tapi buka itu alasannya, alasan utamanya adalah dengan email marketing Anda bisa menjangkau market Anda secara langsung dan personal, bukan lewat google atau sosial media, tapi langsung ke akun personal mereka.

Karena itulah, email memberikan ROI tertinggi dibanding mesin pencari atau sosial media.

Tapi kalau di Indonesia ada tantangannya, karena di Indonesia tidak semua orang terbiasa menggunakan email, tapi tenang ada solusi lain seperti menggunakan whatsapp yang bisa Anda integrasikan dengan website Anda.

7. Terlalu cepat capek dan putus asa

Digital Marketing memang sangat efekti, tapi bukan berarti ini adalah jalan menuju SUKSES INSTAN.

Misalnya SEO (Search Engine Optimization), bagaimana website Anda bisa mangkring di halaman 1 google. Jika persaingan kata kunci yang Anda tembak persaingannya berat, butuh waktu minimal 3 bulan untuk bisa muncul di halaman 1 google.

Jadi tidak usah kapok, kalau dalam 1 hari, seminggu, sebulan, belum juga membuahkan hasil.

Iklan online pun juga demikian, seperti facebook ads atau google ads, iklan pertama Anda Gagal. WAJAR…

Karena iklan pertama pasti banyak kekurangan, dan juga masih perlu tes dan ukur tingkat keberhasilannya. Karena itulah seorang digital marketer harus tes dan ukur terus menerus sampai menemukan format yang betul-betul menghasilkan omzet besar.

Jadi jangan buru-buru berhenti sebelum berhasil. Tidak ada orang yang gagal, yang ada hanyalah mereka terlalu cepat berhenti sebelum berhasil.

8. Nyepam di mana-mana

Seperti pembahasan point 1 di atas, kebanyakan orang yang ingin memulai digital marketing mereka hanya berfikir bagaimana bisa promosi produk yang dijual kebanyak orang dengan cara instan.

Menggunakan software yang bisa otomatis share jualan ke banyak sosial media, group, dll.

Anda anggap itu efekti, sama sekali tidak.

Justru reputasi perusahaan Anda akan terlihat jelek dan tidak profesional. Karena pada dasarnya tidak ada orang yang suka dengan spam.

Oleh karena itu jadilah Digital Marketer yang benar, bersih, jujur, dan jangan berharap hasil instan.

9. Tidak berdoa

Jika Anda menguasai semua ilmu Digital Marketing, dan sudah praktek semua ilmunya, tapi kenapa masih GAGAL.

Nah mungkin Anda lupa untuk berdoa, apa hubungannya mas?

SANGAT BERHUBUNGAN

Karena yang menggerakan hati target market Anda untuk beli adalah Tuhan, bukan karena penawaran Anda menarik, bukan karena desain gambar Anda bagus, bukan karena setting iklan Anda tok cer dan seterusnya…

Tapi semua karena TUHAN.

Jadi tugas Anda adalah praktekan ilmu digital marketing yang telah Anda pelajari, dan hasilnya pasrahkan ke TUHAN, berdoalah agar banyak orang digerakan hatinya untuk membeli produk Anda oleh TUHAN.

Apa penyebab kegagalan Anda dalam Digital Marketing?

Materi di ataslah 9 kesalahan fatal digital marketing yang sering dilakukan oleh pemula beserta solusinya.

Sekarang waktunya Anda berhasil.

Dari 9 point di atas manakah yang menjadikan digital marketing Anda kurang maksimal, dan apa usaha Anda untuk memperbaikinnya?

Jika Anda bingung mencari tempat belajar digital marketing, atau sedang mencari mentor digital marketing, tapi bingung dimana tempatnya dan siapa orang nya?

Silahkan daftarkan diri Anda dengan whatsapp ke saya. Anda akan mendapatkan kesempatan belajar Digital Marketing dan DIMENTORI SECARA GRATIS.

Terbatas 10 Peserta Saja, jika sudah memenuhi quota pendaftaran akan kami tutup.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *